Apakah santri harus sudah bisa membaca Al-Qur’an?
Tidak. Bagi yang belum bisa membaca, program TPQ dan Tahsin Dasar disiapkan sebagai pembinaan awal hingga santri siap naik tingkat.
Bagaimana target hafalan setiap santri?
Target disesuaikan kemampuan individu. Ada yang satu halaman per hari, setengah halaman, atau bahkan lebih. Tidak ada paksaan, tetapi kedisiplinan sangat ditekankan.
Apakah ada ujian dalam program tahfidz?
Ada. Santri akan mengikuti ujian hafalan per juz, ujian kenaikan level, serta evaluasi tajwid dan tahsin secara berkala untuk memastikan kualitas hafalan terjaga.
Apa yang dilakukan jika santri mengalami kesulitan menghafal?
Pembimbing akan memberikan metode tambahan seperti talaqqi, penguatan muroja’ah, pengaturan ritme hafalan, atau mengurangi target sementara. Fokusnya adalah pendampingan, bukan tekanan.
Apakah kegiatan pondok terlalu berat?
Kegiatan dirancang seimbang. Ada waktu belajar, waktu istirahat, waktu ibadah, serta waktu untuk interaksi sosial. Selama mengikuti aturan dan menjaga kedisiplinan, insyaAllah santri dapat menyesuaikan diri.
Bagaimana aturan penggunaan HP di pondok?
Setiap pondok memiliki kebijakan yang berbeda terkait penggunaan HP, namun umumnya perangkat elektronik dibatasi untuk menjaga fokus dan kedisiplinan santri. Adapun di PPTQ Al Hudzaifiyyah, penggunaan HP atau perangkat elektronik lainnya tidak diperkenankan sama sekali tanpa izin langsung dari ustadz atau ustadzah. Aturan ini diberlakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menjaga ketenangan pondok, serta menghindarkan santri dari gangguan yang dapat mengurangi semangat belajar dan hafalan.
Bagaimana menjaga hafalan agar tidak hilang?
Program menyediakan waktu muroja’ah harian dan mingguan. Santri juga dibiasakan membaca hafalan dalam shalat sunnah untuk menjaga hafalan tetap kuat.
Apakah orang tua bisa memantau perkembangan hafalan anak?
Bisa. Biasanya pondok menyediakan laporan hafalan berkala atau buku kontrol hafalan sehingga orang tua dapat mengetahui perkembangan anak.
